Ternyata, menemukan halaman "Page cannot be displayed" gak selamanya bikin sebel. Seringnya orang menemukan halaman ini kadang2 justru memunculkan suatu inspirasi dan ide kreatif.
Contohnya seperti yang udah aku buat ini.. Aku ibaratkan bukan page yang cannot be displayed, tapi answer cannot be appeared (fortunely, for now)
The answer cannot be appeared
The answer you are looking for is cannot realized for now. You might be experiencing pray difficulties, or you may need to adjust your pray settings.
--------------------------------------------------------------------------------
Please try the following:
- Refresh your mind, or try again later.
- If you prayed about something, make sure that you pray for something good.
- Some wishes cannot be true for now, but He will make every thing beautiful in his times. Just be patient.
- If you are trying to reach a secure place to pray, you can find it in God's place. Just invite Him to go inside your heart.
- Come back next day on the same time and the same place for praying.
Cannot find server or DNS Error
Kingdom of Heaven Explorer
GBU^^
Jumat, 21 Agustus 2009
Kalo aku komputer, Tuhan adalah Programmer-ku
Kalo aku komputer, Tuhan adalah Programmer-ku.
Dia pasang antivirus terbaik buat aku. Dia bikin program terbaik buat kelangsungan hidupku. Dia pasang screen protector, keyboard protector, dan protector yang lainnya buat melindungi aku.
Dia juga pakai UPS sebagai perangkat tambahan bagi aku. Dia nggak akan membiarkanku mati total. Sekalipun listrik mati, aku akan tetap hidup. Dia juga pasang koneksi internet pada diriku. Koneksiku pada komputer lain. Dia pakai aku untuk memberkati orang lain.
Dia tulis note di FB, Dia posting di blog.. Dia selalu pakai aku untuk menjadi saluran berkat. Betapa bangganya aku!
Sampai suatu saat spyware datang mengincar. Aku menyadari kedatangannya. Tapi antivirus yang Tuhan berikan padaku tidak pernah lagi aku update. Spyware itu berusaha merusak hidupku. Menghapus semua data-data iman yang aku punya. Aku semakin putus asa. Sepertinya Programmerku hilang entah ke mana.. Nampaknya kali ini hidupku akan jatuh di tangan Hacker.
Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku perbuat. Tapi Programmerku tahu. Dia meng-install ulang ku. Dia install program-program lain juga. Dia kembali membuat data-data iman dalam diriku.
Kini Dia pakai aku lagi sebagai alat untuk berkomunikasi lagi, bahkan lebih luar biasa! Aku bisa jadi alat untuk berhubungan dengan komputer lain lagi.
Kini, aku tidak akan pernah membiarkan antivirusku out-of-date lagi. Aku akan me-refresh diriku tiap hari dengan FirmanNya. Aku mau jadi lawan Hacker. Aku tidak akan membiarkan spyware apapun datang pada diriku maupun komputer lain.. Aku tidak mau mengecewakan Programmerku lagi. Aku pun tidak akan pernah takut akan segala macam spyware dan virus. Karena aku tahu aku punya Programmer terbaik di dunia.
Pembaca, inilah yang dilakukan seorang programmer pada komputernya..
Bisa bayangkan apa yang Tuhan lakukan pada dirimu?
Tuhan sudah memberi antivirus padamu.. Jadi maukah kamu meng-updatenya setiap hari?
Tuhan berikan hikmat, mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar. Jadi maukah kamu membaca firman-Nya, melakukan firman-Nya, dan menjauhi larangan-Nya?
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." Yakobus 1:12
Semoga note ini bisa jadi berkat buat kamu!!
GBU^^
Dia pasang antivirus terbaik buat aku. Dia bikin program terbaik buat kelangsungan hidupku. Dia pasang screen protector, keyboard protector, dan protector yang lainnya buat melindungi aku.
Dia juga pakai UPS sebagai perangkat tambahan bagi aku. Dia nggak akan membiarkanku mati total. Sekalipun listrik mati, aku akan tetap hidup. Dia juga pasang koneksi internet pada diriku. Koneksiku pada komputer lain. Dia pakai aku untuk memberkati orang lain.
Dia tulis note di FB, Dia posting di blog.. Dia selalu pakai aku untuk menjadi saluran berkat. Betapa bangganya aku!
Sampai suatu saat spyware datang mengincar. Aku menyadari kedatangannya. Tapi antivirus yang Tuhan berikan padaku tidak pernah lagi aku update. Spyware itu berusaha merusak hidupku. Menghapus semua data-data iman yang aku punya. Aku semakin putus asa. Sepertinya Programmerku hilang entah ke mana.. Nampaknya kali ini hidupku akan jatuh di tangan Hacker.
Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku perbuat. Tapi Programmerku tahu. Dia meng-install ulang ku. Dia install program-program lain juga. Dia kembali membuat data-data iman dalam diriku.
Kini Dia pakai aku lagi sebagai alat untuk berkomunikasi lagi, bahkan lebih luar biasa! Aku bisa jadi alat untuk berhubungan dengan komputer lain lagi.
Kini, aku tidak akan pernah membiarkan antivirusku out-of-date lagi. Aku akan me-refresh diriku tiap hari dengan FirmanNya. Aku mau jadi lawan Hacker. Aku tidak akan membiarkan spyware apapun datang pada diriku maupun komputer lain.. Aku tidak mau mengecewakan Programmerku lagi. Aku pun tidak akan pernah takut akan segala macam spyware dan virus. Karena aku tahu aku punya Programmer terbaik di dunia.
Pembaca, inilah yang dilakukan seorang programmer pada komputernya..
Bisa bayangkan apa yang Tuhan lakukan pada dirimu?
Tuhan sudah memberi antivirus padamu.. Jadi maukah kamu meng-updatenya setiap hari?
Tuhan berikan hikmat, mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar. Jadi maukah kamu membaca firman-Nya, melakukan firman-Nya, dan menjauhi larangan-Nya?
"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." Yakobus 1:12
Semoga note ini bisa jadi berkat buat kamu!!
GBU^^
Minggu, 02 Agustus 2009
Bapa yang Sedang Menyetir
Cerita ini aku copy paste dari note temen FBku.. dan dia sendiri juga ngopas entah dari mana.. yang pasti bagi aku cerita ini sangat menyentuh... moga menyentuh kamu juga.. Met mbaca!^^
Seorang pembicara Dr. Wan menceritakan pengalamannya:
Ketika ia dan seisi keluarga tinggal di Eropa, satu kali mereka hendak pergi ke
Jerman, itu butuh 3 hari mengendarai mobil tanpa henti, siang dan malam.
Maka, mereka sekeluarga masuk ke dalam mobil -- dirinya, istrinya, dan anak
perempuannya berumur 3 tahun. Anak perempuan kecil-nya ini belum pernah bepergian pada
malam hari. Malam pertama di dalam mobil, ia ketakutan dengan kegelapan diluar sana.
"Mau kemana kita, papa?"
"Ke rumah paman, di Jerman."
"Papa pernah ke sana?"
"Belum"
"Papa tahu jalan ke sana?"
"Mungkin, kita dapat lihat peta."
[Diam sejenak] "Papa tahu cara membaca peta?"
"Ya, kita akan sampai dengan aman."
[Diam lagi] "Dimana kita makan kalau kita lapar nanti?"
"Kita bisa berhenti di restoran si pinggir jalan?"
"Papa tahu ada restoran di pinggir jalan?"
"Ya, ada."
"Papa tahu ada dimana?"
"Tidak, tapi kita akan menemukannya"
Dialog yang sama belangsung beberapa kali dalam malam pertama, dan
juga pada malam kedua.
Tapi pada malam ketiga, anak perempuannya ini diam.
Pembicara berpikir mungkin dia telah tidur, tapi ketika ia melihat ke cermin ia
melihat anak itu masih bangun dan hanya melihat-lihat ke sekeliling dengan tenang.
Dia bertanya-tanya dalam hati, kenapa anak perempuan kecil ini tidak
menanyakan pertanyaan-pertanyaan lagi.
"Sayang, kamu tahu kemana kita pergi?"
"Jerman, rumah paman."
"Kamu tahu bagaimana kita akan sampai ke sana?"
"Tidak"
"Terus kenapa kamu tidak bertanya lagi?"
"Karena papa sedang mengemudi."
Jawaban dari anak perempuan kecil berumur 3 tahun ini kemudian menjadi kekuatan dan
pertolongan bagi si pembicara selama bertahun-tahun, ketika dia mempunyai
pertanyaan-pertanyaan dan ketakutan-ketakutan dalam perjalanannya bersama Tuhan.
Ya, Bapa kita sedang mengemudi. Kita mungkin tahu tujuan kita (kadang-kadang kita tahu
seperti anak kecil -- "Jerman" -- tanpa mengerti dimana atau apa itu sebenarnya).
Kita tidak tahu jalan ke sana, kita tidak dapat membaca peta, kita tidak tahu apakah
kita akan menemukan rumah makan sepanjang perjalanan.
Tapi gadis kecil ini tahu hal terpenting -- Papa sedang mengemudi -- dan dia aman.
Dia tahu papanya akan menyediakan semua yang dia butuhkan.
Kenalkan engkau Papa mu, Gembala Agung, sedang mengemudi hari ini?
Apa sikap dan responmu sebagai seorang penumpang, anakNya yang dikasihiNya ?
Kita mungkin telah menanyakan terlalu banyak pertanyaan sebelumnya, tapi kita dapat
menjadi anak kecil itu, belajar menyadari fokus terpenting adalah "Papa sedang
mengemudi".
Tuhan adalah gembala kita.
"Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak
Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN."
Mazmur 9:10 "Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan
menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan.
Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."
Wahyu 9:17 "The LORD bless you and keep you; the LORD make his face shine upon you and
be gracious to you; the LORD turn his face toward you and give you peace."
GBU much!
Seorang pembicara Dr. Wan menceritakan pengalamannya:
Ketika ia dan seisi keluarga tinggal di Eropa, satu kali mereka hendak pergi ke
Jerman, itu butuh 3 hari mengendarai mobil tanpa henti, siang dan malam.
Maka, mereka sekeluarga masuk ke dalam mobil -- dirinya, istrinya, dan anak
perempuannya berumur 3 tahun. Anak perempuan kecil-nya ini belum pernah bepergian pada
malam hari. Malam pertama di dalam mobil, ia ketakutan dengan kegelapan diluar sana.
"Mau kemana kita, papa?"
"Ke rumah paman, di Jerman."
"Papa pernah ke sana?"
"Belum"
"Papa tahu jalan ke sana?"
"Mungkin, kita dapat lihat peta."
[Diam sejenak] "Papa tahu cara membaca peta?"
"Ya, kita akan sampai dengan aman."
[Diam lagi] "Dimana kita makan kalau kita lapar nanti?"
"Kita bisa berhenti di restoran si pinggir jalan?"
"Papa tahu ada restoran di pinggir jalan?"
"Ya, ada."
"Papa tahu ada dimana?"
"Tidak, tapi kita akan menemukannya"
Dialog yang sama belangsung beberapa kali dalam malam pertama, dan
juga pada malam kedua.
Tapi pada malam ketiga, anak perempuannya ini diam.
Pembicara berpikir mungkin dia telah tidur, tapi ketika ia melihat ke cermin ia
melihat anak itu masih bangun dan hanya melihat-lihat ke sekeliling dengan tenang.
Dia bertanya-tanya dalam hati, kenapa anak perempuan kecil ini tidak
menanyakan pertanyaan-pertanyaan lagi.
"Sayang, kamu tahu kemana kita pergi?"
"Jerman, rumah paman."
"Kamu tahu bagaimana kita akan sampai ke sana?"
"Tidak"
"Terus kenapa kamu tidak bertanya lagi?"
"Karena papa sedang mengemudi."
Jawaban dari anak perempuan kecil berumur 3 tahun ini kemudian menjadi kekuatan dan
pertolongan bagi si pembicara selama bertahun-tahun, ketika dia mempunyai
pertanyaan-pertanyaan dan ketakutan-ketakutan dalam perjalanannya bersama Tuhan.
Ya, Bapa kita sedang mengemudi. Kita mungkin tahu tujuan kita (kadang-kadang kita tahu
seperti anak kecil -- "Jerman" -- tanpa mengerti dimana atau apa itu sebenarnya).
Kita tidak tahu jalan ke sana, kita tidak dapat membaca peta, kita tidak tahu apakah
kita akan menemukan rumah makan sepanjang perjalanan.
Tapi gadis kecil ini tahu hal terpenting -- Papa sedang mengemudi -- dan dia aman.
Dia tahu papanya akan menyediakan semua yang dia butuhkan.
Kenalkan engkau Papa mu, Gembala Agung, sedang mengemudi hari ini?
Apa sikap dan responmu sebagai seorang penumpang, anakNya yang dikasihiNya ?
Kita mungkin telah menanyakan terlalu banyak pertanyaan sebelumnya, tapi kita dapat
menjadi anak kecil itu, belajar menyadari fokus terpenting adalah "Papa sedang
mengemudi".
Tuhan adalah gembala kita.
"Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak
Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN."
Mazmur 9:10 "Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan
menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan.
Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."
Wahyu 9:17 "The LORD bless you and keep you; the LORD make his face shine upon you and
be gracious to you; the LORD turn his face toward you and give you peace."
GBU much!
Senin, 22 Juni 2009
I'm Back!
Huaa.. sori2! Ternyata aku dah ga ngasi postingan lama banget!
Buat penggemarku, maaf ya, dan terimakasih atas kesabaran anda! Hehe..
Masalahnya 2 bulan terakhir ini (Mei & Juni) adalah masa2 paling sibuk.. Maklum dah, uda mau masa kenaikan kelas.. Tapi aku udah nyiapin beberapa postingan di laptopku kok.. udah 70% jadi.. aku gak bisa ngepost lgsg dari laptop. jadi musti aku masukin USB dulu, baru aku post lwt warnet.. ngmg2 soal warnet, skrg aku lg jadi Op ni.. xp
Oke, postingan yg serius sedang dalam masa penggarapan di laptop. I'm promise! Seenggaknya bakal ada 2 postingan baru bulan ini..
Oke, krn postingan yg serius lg dalam masa penggarapan, aku cuap2 dulu aja deh d sni.. hehe,,
GooD news!
Aku naek kelas 12! Fiuh~ THX God!
seneng bgt aku.. tapi lagi2 nilai jeblok didapat dari PKn dan mat..
tapi buat matnya udah ngalamin peningkatan yg cukup pesat kok.. harusnya matq itu 73, tapi krn masi dirata2 sama nilai sem 1 yg 63, ditulisnya di rapor sem2 jadinya cuma 68.. hehe..
Hmm.. cerita apalagi yah.. oya! kelas 3 besok aq harus lebih-lebih-lebih rajin n semangat lg!! hahaha!
Ok deh. segitu aja..
Thx.. GBU^^
Buat penggemarku, maaf ya, dan terimakasih atas kesabaran anda! Hehe..
Masalahnya 2 bulan terakhir ini (Mei & Juni) adalah masa2 paling sibuk.. Maklum dah, uda mau masa kenaikan kelas.. Tapi aku udah nyiapin beberapa postingan di laptopku kok.. udah 70% jadi.. aku gak bisa ngepost lgsg dari laptop. jadi musti aku masukin USB dulu, baru aku post lwt warnet.. ngmg2 soal warnet, skrg aku lg jadi Op ni.. xp
Oke, postingan yg serius sedang dalam masa penggarapan di laptop. I'm promise! Seenggaknya bakal ada 2 postingan baru bulan ini..
Oke, krn postingan yg serius lg dalam masa penggarapan, aku cuap2 dulu aja deh d sni.. hehe,,
GooD news!
Aku naek kelas 12! Fiuh~ THX God!
seneng bgt aku.. tapi lagi2 nilai jeblok didapat dari PKn dan mat..
tapi buat matnya udah ngalamin peningkatan yg cukup pesat kok.. harusnya matq itu 73, tapi krn masi dirata2 sama nilai sem 1 yg 63, ditulisnya di rapor sem2 jadinya cuma 68.. hehe..
Hmm.. cerita apalagi yah.. oya! kelas 3 besok aq harus lebih-lebih-lebih rajin n semangat lg!! hahaha!
Ok deh. segitu aja..
Thx.. GBU^^
Kamis, 23 April 2009
Expecto Patronum!
Postingan ini terinspirasi dari blog Raditya Dika yang berjudul 'Apa Patronusmu'? Bisa dicek di sini..
Wah, tumben banget postingan dia rada menyentuh.. haha... Biasanya postingan dia bener2 bikin ngakak,,
Intinya dia bilang soal ini:
Kalo dementor itu ibarat masalah yang mendatangi kita, brarti kita harus punya patronus buat ngelawan dementor ini. Mantra patronus gak bakal berhasil kalo kita gak memikirkan hal yang indah-indah dulu.. Contohnya, ini nih yang bakal aku bayangin sebelum ngucapin mantra patronus:
1. Saat-saat ke gereja bareng keluarga.
2. Waktu ketawa-ketiwi bareng keluarga besar sambil ngemil.
3. Waktu ngrumpi sama temen2 sekelas.. Ketawa bareng, ngerjain kristik bareng (dah kayak ibu2 PKK), makan bareng, sampe nyontek pun bareng. Hahaha..
4. Momen2 penting bersama do'i.. Halahhh... Mendebarkan dan seruu!! Hehe..
5. Aku dapet laptop n berhasil download pake wifi tetangga.. Hehe,,
6. Saat2 bodoh bersama teman2.. Koplak kabehhh..!!
7. Pas aku dapet pertolongan yg ga disangka-sangka sama org yg ga disangka-sangka pula.. wah.. saya sangat tersanjung.. xp
8. Bersyukur buat segala kenyamanan yang aku terima. Mengingat semua kebaikan Tuhan dalam hidup aku..
Nah, kalo gitu apa yang bakal kamu bayangin sebelum kamu ngucapin mantra patronusmu?
Inget, masalahmu gak bakal lebih besar dari Tuhanmu.. So, jangan jauh2 dari Tuhanmu ya..
EXPECTO PATRONUM!!
Keep Fight! GBU^^
Wah, tumben banget postingan dia rada menyentuh.. haha... Biasanya postingan dia bener2 bikin ngakak,,
Intinya dia bilang soal ini:
Kalo dementor itu ibarat masalah yang mendatangi kita, brarti kita harus punya patronus buat ngelawan dementor ini. Mantra patronus gak bakal berhasil kalo kita gak memikirkan hal yang indah-indah dulu.. Contohnya, ini nih yang bakal aku bayangin sebelum ngucapin mantra patronus:
1. Saat-saat ke gereja bareng keluarga.
2. Waktu ketawa-ketiwi bareng keluarga besar sambil ngemil.
3. Waktu ngrumpi sama temen2 sekelas.. Ketawa bareng, ngerjain kristik bareng (dah kayak ibu2 PKK), makan bareng, sampe nyontek pun bareng. Hahaha..
4. Momen2 penting bersama do'i.. Halahhh... Mendebarkan dan seruu!! Hehe..
5. Aku dapet laptop n berhasil download pake wifi tetangga.. Hehe,,
6. Saat2 bodoh bersama teman2.. Koplak kabehhh..!!
7. Pas aku dapet pertolongan yg ga disangka-sangka sama org yg ga disangka-sangka pula.. wah.. saya sangat tersanjung.. xp
8. Bersyukur buat segala kenyamanan yang aku terima. Mengingat semua kebaikan Tuhan dalam hidup aku..
Nah, kalo gitu apa yang bakal kamu bayangin sebelum kamu ngucapin mantra patronusmu?
Inget, masalahmu gak bakal lebih besar dari Tuhanmu.. So, jangan jauh2 dari Tuhanmu ya..
EXPECTO PATRONUM!!
Keep Fight! GBU^^
Senin, 20 April 2009
.::Self Movement::.
Hei.. lama tak jumpa..
Banyak hal yg mau aku ceritain nih..
>> Minggu2 ini aku dapet banyak pelajaran penting.. aku belajar untuk..
Fokus
Aku musti fokus pada visi yang sudah Tuhan berikan.. Musti buang jauh2 pikiran yang ga penting.. Aku harus berhenti mencemaskan hal yang nggak penting dan mulai terus melangkah & fokus sama tujuan aku sekarang..
Komitmen
Aku harus komitmen! Aku harus punya rasa tanggung jawab yang besar dalam menjalani kewajiban-kewajibanku.. Aku harus dewasa.. Komitmen beda sama keputusan, komitmen adalah sebuah keputusan yang teguh. Dan kapan komitmen itu diuji? Komitmenmu akan diuji melalui masalahmu.
Menerima
Akhir2 ini aku mengalami banyak hal yang membuat aku belajar untuk mau menerima sesuatu yang kurang enak. Aku belajar untuk menerima kekalahan dalam suatu perlombaan. Aku belajar untuk menerima kekuranganku dan mengakui kelebihan orang lain. AKu belajar untuk menerima kenyataan bahwa nilai-nilaiku kurang memuaskan dan aku sadar bahwa aku memang kurang konsisten dalam mengatur waktu. Aku belajar menerima kenyataan bahwa ternyata cowok yang aku kagumi ternyata lebih akrab sama cewek lain. Aku juga belajar menerima keadaan aku sekarang..
*Hey! Seharusnya bukan hanya menerima!!* Tiba-tiba Tuhan mengagetkan aku saat menulis blog ini.. Aku langsung sadar, seharusnya bukan hanya diterima, tapi juga disyukuri.. Banyak hal yang bisa aku syukuri. Mulai dari hal2 kecil sampai hal-hal besar yang terjadi dalam hidupku.
Aku bersyukur aku punya anggota tubuh yang lengkap. 2 tangan, 2 kaki, dengan 5 jari pada masing2 tangan dan kaki, lengkap dengan kukunya. 5 jari tanganku, dengan jempol nggak lebih panjang dari telunjuk, dengan sendi-sendi yang memudahkan aku untuk melakukan banyak hal.. Termasuk mengetik tulisan ini. Itu baru soal tangan.. Blm yg lainnya. Nanti bakal aku bahas di postingan selanjutnya.
Yah.. intinya dari sini aku belajar 3M.. Menerima, merelakan, dan mensyukuri.
Mengakui kesalahan
Gara2 kemaren tgl 9-11 april aku ikut retret, aku jadi sadar kalo penting banget yang namanya disiplin diri.. Ada suatu rasa bangga yang muncul dari dalam diri aku ketika aku mau berkata:"Ya, aku salah, dan aku mau menerima konsekuensinya."
Dengan men-disiplin diri sendiri aku jadi bisa belajar untuk sebisa mungkin tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu. Bukan perfeksionis, tapi hanya berusaha untuk tidak melakukan terlalu banyak kesalahan. Aku juga belajar untuk menjaga kekudusan. Ga ada istilah dosa kecil atau dosa besar. Yang namanya dosa ya dosa. Kalo aku tau gimana caranya berbuat baik tapi aku gak melakukannya, maka aku juga berdosa. Hayo, kamu kudus apa kudis?? (kudis=kurang disiplin)
Memiliki mental seorang pemenang
Seorang pemenang yang sejati nggak dinilai dari seberapa banyak dia jatuh. Tapi seorang pemenang yang sejati dinilai dari seberapa banyak ia bangkit.
7 kali orang benar jatuh, 7 kali ia bangkit. Seorang pemenang bukan orang yang gampangan. Seorang pemenang ga gampang nyerah.. Selalu semangat dan berdaya juang.
Gak iri
Gyahhh... Ini nih yang lumayan susah.. Aku harus belajar untuk gak iri! Duh haduh haduhhh... Semangat! Semangat!
>> self movement..
Hmm, itu tema khotbah di gerejaku untuk hari minggu kemaren. Orang yang sukses adalah orang yang selalu melakukan kegerakan.
Selalu pikirkan cara-cara baru supaya bisa sukses. Selalu improve skill kamu, selalu buat terobosan-terobosan. Haha.. Cayooo..
oya, aku jg mw crita ttg ini..
>> Nilai2 midku!!
ora cetho kabehh!! PKn, mat, qmia, sejarah.. 4 mapel ini nih biang keroknya..wuahh.. jd ngerasa bersalah banget aq sama ortu... dah dibayarin mahal-mahal.. eh, sekolahnya malah gak serius gitu..
huhuhu..
oya, laporan sementara kimia q ilang je.. hehe,,
Entahlah bagaimana kelanjutannya.. yg pasti skrg aq blm mbuat blas..
Astaga... Chemistry is very difficult for me!! Math n history is so bored! Civilization is crazy!!
God.. give me strength.. xp
hmm.. nampaknya selesai sudah apa yang hendak aku ceritakan...
posting selanjutnya ttg retreat ESBC + foto2nya yahh...
GBU all^^
Banyak hal yg mau aku ceritain nih..
>> Minggu2 ini aku dapet banyak pelajaran penting.. aku belajar untuk..
Fokus
Aku musti fokus pada visi yang sudah Tuhan berikan.. Musti buang jauh2 pikiran yang ga penting.. Aku harus berhenti mencemaskan hal yang nggak penting dan mulai terus melangkah & fokus sama tujuan aku sekarang..
Komitmen
Aku harus komitmen! Aku harus punya rasa tanggung jawab yang besar dalam menjalani kewajiban-kewajibanku.. Aku harus dewasa.. Komitmen beda sama keputusan, komitmen adalah sebuah keputusan yang teguh. Dan kapan komitmen itu diuji? Komitmenmu akan diuji melalui masalahmu.
Menerima
Akhir2 ini aku mengalami banyak hal yang membuat aku belajar untuk mau menerima sesuatu yang kurang enak. Aku belajar untuk menerima kekalahan dalam suatu perlombaan. Aku belajar untuk menerima kekuranganku dan mengakui kelebihan orang lain. AKu belajar untuk menerima kenyataan bahwa nilai-nilaiku kurang memuaskan dan aku sadar bahwa aku memang kurang konsisten dalam mengatur waktu. Aku belajar menerima kenyataan bahwa ternyata cowok yang aku kagumi ternyata lebih akrab sama cewek lain. Aku juga belajar menerima keadaan aku sekarang..
*Hey! Seharusnya bukan hanya menerima!!* Tiba-tiba Tuhan mengagetkan aku saat menulis blog ini.. Aku langsung sadar, seharusnya bukan hanya diterima, tapi juga disyukuri.. Banyak hal yang bisa aku syukuri. Mulai dari hal2 kecil sampai hal-hal besar yang terjadi dalam hidupku.
Aku bersyukur aku punya anggota tubuh yang lengkap. 2 tangan, 2 kaki, dengan 5 jari pada masing2 tangan dan kaki, lengkap dengan kukunya. 5 jari tanganku, dengan jempol nggak lebih panjang dari telunjuk, dengan sendi-sendi yang memudahkan aku untuk melakukan banyak hal.. Termasuk mengetik tulisan ini. Itu baru soal tangan.. Blm yg lainnya. Nanti bakal aku bahas di postingan selanjutnya.
Yah.. intinya dari sini aku belajar 3M.. Menerima, merelakan, dan mensyukuri.
Mengakui kesalahan
Gara2 kemaren tgl 9-11 april aku ikut retret, aku jadi sadar kalo penting banget yang namanya disiplin diri.. Ada suatu rasa bangga yang muncul dari dalam diri aku ketika aku mau berkata:"Ya, aku salah, dan aku mau menerima konsekuensinya."
Dengan men-disiplin diri sendiri aku jadi bisa belajar untuk sebisa mungkin tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu. Bukan perfeksionis, tapi hanya berusaha untuk tidak melakukan terlalu banyak kesalahan. Aku juga belajar untuk menjaga kekudusan. Ga ada istilah dosa kecil atau dosa besar. Yang namanya dosa ya dosa. Kalo aku tau gimana caranya berbuat baik tapi aku gak melakukannya, maka aku juga berdosa. Hayo, kamu kudus apa kudis?? (kudis=kurang disiplin)
Memiliki mental seorang pemenang
Seorang pemenang yang sejati nggak dinilai dari seberapa banyak dia jatuh. Tapi seorang pemenang yang sejati dinilai dari seberapa banyak ia bangkit.
7 kali orang benar jatuh, 7 kali ia bangkit. Seorang pemenang bukan orang yang gampangan. Seorang pemenang ga gampang nyerah.. Selalu semangat dan berdaya juang.
Gak iri
Gyahhh... Ini nih yang lumayan susah.. Aku harus belajar untuk gak iri! Duh haduh haduhhh... Semangat! Semangat!
>> self movement..
Hmm, itu tema khotbah di gerejaku untuk hari minggu kemaren. Orang yang sukses adalah orang yang selalu melakukan kegerakan.
Selalu pikirkan cara-cara baru supaya bisa sukses. Selalu improve skill kamu, selalu buat terobosan-terobosan. Haha.. Cayooo..
oya, aku jg mw crita ttg ini..
>> Nilai2 midku!!
ora cetho kabehh!! PKn, mat, qmia, sejarah.. 4 mapel ini nih biang keroknya..wuahh.. jd ngerasa bersalah banget aq sama ortu... dah dibayarin mahal-mahal.. eh, sekolahnya malah gak serius gitu..
huhuhu..
oya, laporan sementara kimia q ilang je.. hehe,,
Entahlah bagaimana kelanjutannya.. yg pasti skrg aq blm mbuat blas..
Astaga... Chemistry is very difficult for me!! Math n history is so bored! Civilization is crazy!!
God.. give me strength.. xp
hmm.. nampaknya selesai sudah apa yang hendak aku ceritakan...
posting selanjutnya ttg retreat ESBC + foto2nya yahh...
GBU all^^
Minggu, 29 Maret 2009
About Life (again)
Kehidupan itu indah, hargailah itu
Kehidupan penuh kebahagiaan, rasakan itu
Hidup dalam mimpi, sadari itu
Hidup adalah tantangan, temui dia
Hidup adalah sebuah tugas, selesaikanlah
Hidup adalah sebuah permainan, bermainlah
Hidup memiliki harga, awasilah itu
Hidup penuh kekayaan, jaga itu
Hidup penuh misteri, ketahuilah
Kehidupan adalah janji, penuhilah itu
Kehidupan adalah penderitaan, atasilah itu
Kehidupan adalah nyanyian, nyanyikan saja
Kehidupan adalah perjuangan, terima
Kehidupan adalah tragedi, hadapilah
Kehidupan adalah petualangan, beranilah
Kehidupan adalah keberuntungan, buatlah itu
Kehidupan sangatlah berharga, jangan hancurkan
Kehidupan adalah kehidupan, berperanglah
--Mother Theresa--
Kehidupan penuh kebahagiaan, rasakan itu
Hidup dalam mimpi, sadari itu
Hidup adalah tantangan, temui dia
Hidup adalah sebuah tugas, selesaikanlah
Hidup adalah sebuah permainan, bermainlah
Hidup memiliki harga, awasilah itu
Hidup penuh kekayaan, jaga itu
Hidup penuh misteri, ketahuilah
Kehidupan adalah janji, penuhilah itu
Kehidupan adalah penderitaan, atasilah itu
Kehidupan adalah nyanyian, nyanyikan saja
Kehidupan adalah perjuangan, terima
Kehidupan adalah tragedi, hadapilah
Kehidupan adalah petualangan, beranilah
Kehidupan adalah keberuntungan, buatlah itu
Kehidupan sangatlah berharga, jangan hancurkan
Kehidupan adalah kehidupan, berperanglah
--Mother Theresa--
Langganan:
Postingan (Atom)