Jumat, 21 Agustus 2009

Kalo aku komputer, Tuhan adalah Programmer-ku

Kalo aku komputer, Tuhan adalah Programmer-ku.
Dia pasang antivirus terbaik buat aku. Dia bikin program terbaik buat kelangsungan hidupku. Dia pasang screen protector, keyboard protector, dan protector yang lainnya buat melindungi aku.
Dia juga pakai UPS sebagai perangkat tambahan bagi aku. Dia nggak akan membiarkanku mati total. Sekalipun listrik mati, aku akan tetap hidup. Dia juga pasang koneksi internet pada diriku. Koneksiku pada komputer lain. Dia pakai aku untuk memberkati orang lain.
Dia tulis note di FB, Dia posting di blog.. Dia selalu pakai aku untuk menjadi saluran berkat. Betapa bangganya aku!

Sampai suatu saat spyware datang mengincar. Aku menyadari kedatangannya. Tapi antivirus yang Tuhan berikan padaku tidak pernah lagi aku update. Spyware itu berusaha merusak hidupku. Menghapus semua data-data iman yang aku punya. Aku semakin putus asa. Sepertinya Programmerku hilang entah ke mana.. Nampaknya kali ini hidupku akan jatuh di tangan Hacker.
Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku perbuat. Tapi Programmerku tahu. Dia meng-install ulang ku. Dia install program-program lain juga. Dia kembali membuat data-data iman dalam diriku.
Kini Dia pakai aku lagi sebagai alat untuk berkomunikasi lagi, bahkan lebih luar biasa! Aku bisa jadi alat untuk berhubungan dengan komputer lain lagi.

Kini, aku tidak akan pernah membiarkan antivirusku out-of-date lagi. Aku akan me-refresh diriku tiap hari dengan FirmanNya. Aku mau jadi lawan Hacker. Aku tidak akan membiarkan spyware apapun datang pada diriku maupun komputer lain.. Aku tidak mau mengecewakan Programmerku lagi. Aku pun tidak akan pernah takut akan segala macam spyware dan virus. Karena aku tahu aku punya Programmer terbaik di dunia.

Pembaca, inilah yang dilakukan seorang programmer pada komputernya..
Bisa bayangkan apa yang Tuhan lakukan pada dirimu?
Tuhan sudah memberi antivirus padamu.. Jadi maukah kamu meng-updatenya setiap hari?
Tuhan berikan hikmat, mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar. Jadi maukah kamu membaca firman-Nya, melakukan firman-Nya, dan menjauhi larangan-Nya?

"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." Yakobus 1:12

Semoga note ini bisa jadi berkat buat kamu!!
GBU^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kesediaan anda memberi komentar,, kl bisa tulis yg banyak ya!! Kritik ddan sarannya juga ditunggu lhoo..^^